Home » Puisi Dan Pantun » PUISI UNTUK IBU

PUISI UNTUK IBU

Tuesday, March 26th 2013. | Puisi Dan Pantun

Syurga di telapak kaki ibu, kalimat ini menggambarkan betapa tingginya derajat seorang ibu. Kesuksesan seseorang dalam hidupnya tidak terlepas dari peran ibu dalam mendidiknya. Sudah sepatutnya kita menghormati dan berterimakasih kepada ibu kita masing-masing. Apalagi bila kita punya puisi untuk ibu dan memberikannya untuk ibu kita tersayang. Dijamin beliau akan terharu dan tambah sayang sama kita sebagai anaknya.

puisi ibu

Bingung dimana mencari puisi untuk ibu? Di sini ada loh kumpulan puisi untuk ibu. Puisi dengan variasi kata mutiara yang indah serta kata bijak di dalamnya membuat isinya semakin bermakna mendalam. Tema puisi untuk ibu juga banyak, ada yang bertema tentang rindu kepada ibu, sayang kepada ibu, do’a untuk ibu dan sebagainya. Kalau kamu ingin memberi kejutan untuk ibu, berikan puisi untuk ibu ini kepada ibu dan lihat bagaimana ekspresinya.

Semoga kumpulan puisi untuk ibu di blog ini bermanfaat buat kamu. Jadilah orang yang berarti dengan berbakti kepada ibu, sehingga syurga menjadi layak untuk kita. Terus ikuti konten yang asyik dan menarik di blog ini ya.

IBU
Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir – bibir manusia.
Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah.
Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa.
Ibu adalah segalanya. Ibu adalah penegas kita dilaka lara, impian kta dalam rengsa, rujukan kita di kala nista.
Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi. Siapa pun yang kehilangan ibinya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa
merestui dan memberkatinya.
Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu. Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.
Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian.
Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan. Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya. Pepohonan
dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian.
Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud.
Penuh cinta dan kedamaian.

Puisi Buat Mama
Ibu…
adalah wanita yang telah melahirkanku
merawatku
membesarkanku
mendidikku
hingga diriku telah dewasa

Ibu…
adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian
tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
tatkala perutku terasa lapar dan haus
tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam

Ibu….
adalah wanita yang penuh perhatian
bila aku sakit
bila aku terjatuh
bila aku menangis
bila aku kesepian

Ibu….
telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
terdapat sinar kelelahan karena aku

Aku yang selalu merepotkanmu
aku yang selalu menyita perhatianmu
aku yang telah menghabiskan air susumu
aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu

Ibu…
engkau menangis karena aku
engkau sedih karena aku
engkau menderita karena aku
engkau kurus karena aku
engkau korbankan segalanya untuk aku

Ibu….
jasamu tiada terbalas
jasamu tiada terbeli
jasamu tiada akhir
jasamu tiada tara
jasamu terlukis indah di dalam surga

Ibu…
hanya do’a yang bisa kupersembahkan untukmu
karena jasamu
tiada terbalas

Hanya tangisku sebagai saksi
atas rasa cintaku padamu

Puisi cinta untuk Umi
Umi, kau memberikan separuh hidupmu
Memberikan banyak cinta untukku sepanjang hidupmu
Menjadi tempat mengaduku
Kau memberikan semangat untukku
Memberikan waktumu untukku
Hanya kau wanita yang paling kucintai di dunia ini
Umi, hanya kau yang mempunyai waktu untuk mencintaiku
Umi, hanya air matamu yang mengalir untukku
Umi, hanya engkau yang menyerahkan nyawamu untuk menyelamatkanku
Hanya ada uluran tanganmu ketika aku menangis
Hanya ada senyummu ketika aku bersedih
Hanya ada tawamu ketika aku senang
Umi, hanya engkau yang ada dalam hatiku
Umi, seandainya aku bisa menghapus air matamu
Seandainya umi tahu aku juga merasakan pedihnya hatimu
Aku merasakan jika umi sedang sedih
Tapi pangeran mudamu ini tidak dapat berbuat seperti yang umi lakukan padaku
Umi, seandainya aku bisa menggantikan kesedihan umi dengan tawaku
Seandainya aku bisa memberikan nyawa ini walau hanya separuh dari nyawaku
Seperti yang umi lakukan ketika melahirkan aku
Seandainya aku bisa menjadi tempat mengadumu
Seperti aku yang bisa mengadu padamu
Aku hanya ingin menyapu air matamu, mi….
Aku juga ingin merasakan perih dan pedih yang umi rasakan
Umi, sejuta cintaku
Sejuta kasihku
Sejuta perhatianku
Dan sejuta sujudku ditelapak kakimu….
Allah, angkatlah beban umiku….
Hanya engkau yang bisa
Karena hanya Engkau tempat mengadu umi….
Mi, aku mencintaimu dengan sepenuh hati dan jiwaku
Hanya untuk umi seorang…
pangeran mudamu yang telah beranjak menuju dewasa

Walau jauh darimu namun hatiku tentram mengingatmu